selamat datang di warta indonesia on line

Mencerdaskan bangsa lewat tulisan

Senin, 30 Mei 2011

PSSI MAU DI BAWA KEMANA ????

Masyarakat pencnta sepak bola akhir-akhir ini banyak yang mengkuti perkembangan PSSI ,mulai dari Kisruh nya Pencalonan Ketua PSSI ,Kongres PSSI yang di warnai keributan,sampai ketakutan akan sangsi dari FIFA.Padahal masih banyak yang harus di benahi PSSI ke depan untuk menelurkan Pemain di TIMNAS yang terbaik dan dapat berlaga di dunia sepak bola Internasional.Masyarakat Indonesia hanya menginginkan agar Kisruh di Tubuh PSSi segera di benahi dan segera menyusun strategi ke depan untuk dapat berlaga kembali,agar Garuda kembali berjaya.masyarakat indonesia sudah sangat rindu para putra terbaik nya dapat menunjukan kehebatan nya dalam mengocek bola dan menghasilkan gol bagi Indonesia.jangan biarkan Ibu pertiwi menganis lagi,maka kami sanagt menantikan Kisruh ini segera di selesaikan dengan baik dan elegan,dan saling menghormati.( Edi YP )

EDITORIAL:SISTEM PENCAIRAN DANA BOS DI SD PERLU DI TINJAU KEMBALI

Pencairan dana Bos dengan sistem yang baru ,di mana anggaran dana bos yang biasa langsung ke rekening sekolah Dasar dengan LPJ yang sederhana mampu di lakukan oleh Kepala Sekolah ,Namun kini dengan sistem yang baru harus melalui Kas daerah dan untuk pencairan harus melalui mekanisme yang normatif,seperti menyusun RKA dan DPA yang sesuai dengan Juklak dan Juknis.Namun menurut pemantauan langsung di lapangan hampir sebagian besar kepala sekolah mengeluh dengan sistem seperti ini,di karenakan belum ada nya kesiapan secara SDM maupun tehnologi yang membantu.Maka terpaksa pada penyususnan periode yang lalu menggunakan jasa operator untuk membantu penyusunan tersebut

KEKAN KUA SERANG BARU:PENTINGKAN PELAYANAN MASYARAKAT

WI.Online-Bekasi,Pelayan masyarakat di KUA Serang Baru semakin di tingkatkan,di mulai dari disiplin kehadiran pegawai KUA yaitu masuk jam 7.30 Wib dan pulang jam 15.30 Wib.Hal tersebut di ungkapkan Kepala KUA Serang Baru Dede Suhono S.ag yang juga telah menyelesaikan S2 nya.

Sabtu, 21 Mei 2011

KETUA DPP LSM JERAT KORUPSI : KORUPSI MEMBUAT NEGARA JADI TERPURUK.

JK.Online.Jakarta-Nampak nya di negara ini mengenai korupsi seperti nya sudah membudaya atau menjadi penyakit turun menurun ,sehingga negara ini sulit untuk berkembang.Di mana bangsa kita sudah merdeka selama 63 tahun dan 103 tahun masa kebangkitan nasional, namun dapat di lihat bahwa kemiskinan,penganguuran  masih merajalela di negri ini ,bahkan semakin semakin lama jurang pemisah antara sikaya dan si miskin semakin terjal.Kondisi bangsa ini semakin di perparah dengan tidak ada nya komitmen yang kuat dari pemerintah  pusat maupun daerah untuk untuk memberantas KKN( Korupsi,Kolusi dan Nepotisme) di negri ini.Oleh sebab itu Ketua LSM Jerat Korupsi L .Siregar Amd sangat prihatin dengan kondisi di negara ini,oleh sebab itu L.Siregar berharap agar President SBY yang nota bene sebagai Pimpinan negara ini yang sering mengatakan di berbagai media untuk siap menjadi yang terdepan dalam pemberantasan korupsi ,nampak nya harus lebih di buktikan lagi.LSM jerat Korupsi menegaskan bahwa negara ini adalah negara hukum jadi segala masalah harus di selesaikan secara hukum dengan cara yang benar sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini tanpa terkecuali.
Di Hari kebangkitan nasional Ketua LSM Jerat Korupsi mengharapkan agar menjadi momentum yang kuat untuk kembali menjadikan Hukum sebagai panglima di negri ini,dan hindari intik-intrik politik dalam penyelesaian hukum.Kepercayaan masyarakat tentu akan semakin baik ,jika pemerintah ,Polri dan Kejaksaan serta KPK menjadi panutan yang baik dan tegas,karena reformasi ini bergulir akibat dari desakan masyarakat untuk berubah menjadi kearah yang lebih baik lagi.Tiga belas tahun sudah negara ini masuk dalam era reformasi namun nampak nya masih jauh dari harapan.

Jumat, 20 Mei 2011

KEMITRAAN PERS DENGAN POLRI


KEMITRAAN PERS DENGAN POLRI
Oleh : Rian Siregar SE.

            Di masa lalu bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa ramah tamah, budi pekerti, santun dan gotong-royong. Sejak Reformasi politik kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi semakin kompleks dan dinamis. Ledakan konflik disana sini menimbulkan ketidaknyamanan. Kebebasan yang ditafsirkan sebagai kebebasan berpendapat ada kalanya larut dalam euphoria yang berlebihan, perilaku yang kurang santun dan kurang keramah tamahan . Sehubungan dengan bingkai kebebasan dan demokratisasi, perlu adanya upaya mengantisipasi munculnya dampak kompleksitas. Dalam hubungan antara pemerintah dan berbagai etnis dalam masyarakat akan menjadi sangat penting untuk dikaji dan dicemati secara profesional,

PGRI KAB BEKASI SERUKAN AGAR PENCAIRAN DANA BOS SEPERTI SEMULA

WI.On Line.Bekasi
Pencairan dana Bos dengan sistem yang baru ini,yaitu dengan mengacu kepada Permen 37 tahun 2010 ternyata sangat merepotkan pihak sekolah,pasal nya setelah keterlambatan kemarin kini terkendala dengan membuat laporan lagi.Kendala tersebut seperti yang di katakan H Ohin wakil ketua PGRI Cibarusah adalah Anggaran yang sesuai RKA tersebut harus habis

POLISI INDENTIFIKASI KARDUS MENCURIGAKAN DI KANTOR SATPOL PP KAB BEKASI

WI.Online.Bekasi
Trauma masyarakat atas beredar nya berita tentang kiriman-kiriman Bom yang di kemas di dalam sebuah dus,tas atau bungkusan ternyata belum berakhir.Seperti yang ada nya kiriman dari orang tidak di kenal berupa kardus yang di bungkus kertas coklat dengan plastik trasparan.Kardus yang di temukan di kantor wakil Bupati dan di amankan di kantor satpol PP,dan menurut Sugito Humas Polsek Cikarang Pusat mengatakan bahwa tujuan adalah kepada kepala Bnn Kota bekasi namun dengan alamat yang salah yaitu Delta Mas.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates